Bupati Sinjai dan Bupati Penajam Paser Utara Teken Kesepakatan Kerja Sama Pembangunan Antardaerah
SINJAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menjalin kerja sama pembangunan antardaerah untuk memperluas jejaring pembangunan, memperkuat rantai pasok, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Kerja Sama Pembangunan Antardaerah oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, bersama Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (13/10/2026) sore.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menyambut baik kerja sama tersebut dan menekankan pentingnya sinergi antardaerah dalam mengoptimalkan potensi unggulan, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing kawasan timur Indonesia.
Menurutnya, Kabupaten Sinjai memiliki potensi unggulan di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perdagangan, dan pariwisata. Sejumlah komoditas andalan daerah meliputi hasil perikanan laut, rumput laut, padi, jagung, cengkeh, kakao, dan kopi.
Khusus sektor perikanan, produksi Kabupaten Sinjai pada 2025 mencapai 94.119,52 ton. Potensi tersebut membuka peluang kolaborasi dalam perluasan pemasaran, penguatan rantai pasok, serta pengembangan industri pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Ratnawati juga menilai posisi strategis Penajam Paser Utara yang berkaitan dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat membuka peluang kerja sama dalam perdagangan, pemenuhan kebutuhan pangan, investasi, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kerja sama ini harus menjadi pintu masuk bagi pengembangan sektor unggulan, peningkatan investasi, serta penciptaan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Kita dorong penguatan ekonomi nasional, termasuk menekan inflasi,” jelasnya.
Ia berharap kesepakatan tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi segera ditindaklanjuti melalui program konkret dan koordinasi ant perangkat daerah agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Bupati Penajam Paser Utara, H. Mudyat Noor, menegaskan bahwa kerja sama antardaerah merupakan peluang strategis untuk mengoptimalkan sumber daya dan memperkuat perekonomian kedua wilayah.

Ia menjelaskan, Sinjai dan Penajam Paser Utara memiliki karakteristik wilayah yang relatif serupa, mulai dari kawasan pesisir hingga sektor pertanian dan perkebunan. Namun, keduanya memiliki keunggulan komoditas yang berbeda sehingga berpotensi saling melengkapi.
Penajam Paser Utara, misalnya, memiliki potensi perkebunan kelapa sawit, sedangkan Sinjai memiliki beragam komoditas pertanian, perkebunan, dan perikanan yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor.
“Setiap daerah memiliki potensi dan spesifikasi yang berbeda. Melalui kerja sama ini, kita berharap potensi yang dimiliki Penajam maupun Kabupaten Sinjai dapat dimanfaatkan secara optimal untuk saling mendukung dan melengkapi,” ujarnya.
Penandatanganan kesepakatan tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, para staf ahli bupati, asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta kepala bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai. Hadir pula Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD, dan kepala bagian dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Melalui kerja sama ini, kedua pemerintah daerah berharap terbangun kemitraan jangka panjang yang produktif dan saling menguntungkan, sekaligus memperluas peluang perdagangan, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Tim Humas)