Wabup Sinjai Dorong Ma’rimpa Salo Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi Warga

10 Oktober 2026
Humas Sinjai
35
Wabup Sinjai Dorong Ma’rimpa Salo Jadi Daya Tarik Wisata dan Penggerak Ekonomi Warga

SINJAI – Tradisi Ma’rimpa Salo kembali digelar di Sungai Apareng, Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sabtu (10/10/2026). Selain melestarikan budaya masyarakat pesisir, kegiatan tahunan ini juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan sungai serta membuka peluang ekonomi melalui sektor pariwisata.

Pelaksanaan Ma’rimpa Salo tahun ini mengusung konsep ECO Green, yang memadukan pelestarian tradisi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Sejumlah kegiatan turut mewarnai pelaksanaan tradisi tersebut, di antaranya deklarasi peduli lingkungan Sungai Apareng dan lomba balap perahu.

Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, mengatakan Ma’rimpa Salo merupakan warisan budaya yang mencerminkan identitas masyarakat pesisir sekaligus semangat gotong royong yang perlu dijaga keberlangsungannya.

"Tradisi ini dilakukan secara bersama-sama dengan menghalau ikan di sungai. Bagi masyarakat setempat, Ma’rimpa Salo juga menjadi ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diperoleh, baik dari hasil pertanian maupun tangkapan ikan," Ujarnya mewakili Bupati Sinjai. 

Menurut Andi Mahyanto, pelestarian Ma’rimpa Salo perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga ekosistem Sungai Apareng. Dengan demikian, tradisi yang diwariskan secara turun-temurun ini tidak hanya bertahan sebagai kekayaan budaya, tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk merawat lingkungan.

Di sisi lain, Ma’rimpa Salo dinilai memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata daerah. Apalagi, kegiatan ini telah masuk dalam agenda budaya dan pariwisata Kabupaten Sinjai serta Calendar of Event Sulawesi Selatan.

"Pemerintah Kabupaten Sinjai berharap pengembangan kegiatan tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya peluang usaha hingga meningkatnya aktivitas ekonomi warga di sekitar lokasi kegiatan," Jelasnya

Andi Mahyanto juga berharap Ma’rimpa Salo dapat terus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya agar berpeluang masuk dalam jajaran Kharisma Event Nusantara.

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak agar tradisi tetap terjaga sekaligus memiliki daya tarik yang lebih luas.

Ma’rimpa Salo berlangsung di sepanjang Sungai Apareng, yang menjadi batas antara Desa Sanjai dan Desa Bua, mencakup wilayah Kecamatan Sinjai Timur dan Kecamatan Tellulimpoe. Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Sejumlah unsur pemerintah daerah dan provinsi turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto.(Tim Humas)