BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Pemkab Sinjai Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
SINJAI – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sinjai mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem dengan status Waspada untuk periode 22–24 Juli 2026.
Dalam peringatan tersebut, wilayah Kabupaten Sinjai berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Kondisi tersebut berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi di wilayah pesisir.
Menanggapi peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Prmkabb),Sinjai mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan perkembangan informasi cuaca.
Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama potensi cuaca ekstrem masih berlangsung.
"Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Sinjai untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang. Kurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi cuaca memburuk, serta siaga menghadapi kemungkinan terjadinya banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang," ujar Bupati Sinjai, Rabu (22/07/2026).
Pemerintah daerah juga meminta para pengguna jasa transportasi dan operator transportasi laut agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi, khususnya di wilayah perairan dan pesisir Kabupaten Sinjai.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG melalui kanal media sosial maupun informasi yang disampaikan Posko BPBD Kabupaten Sinjai. Warga juga diminta segera melaporkan kepada Posko BPBD apabila terjadi bencana atau kondisi darurat di wilayah masing-masing agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.(Tim Humas)