Bupati Sinjai Sambut Positif Program MAKI Sulsel Perkuat P4GN di Desa
SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima kunjungan silaturahmi Lembaga Masyarakat Anti Narkoba Indonesia (MAKI) Sulawesi Selatan di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda MAKI Sulsel dalam rangka tur ke 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Selain bersilaturahmi dengan kepala daerah, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk menyampaikan program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Perwakilan MAKI Sulsel, Hidayat Akbar, mengatakan kunjungan ke Kabupaten Sinjai memiliki dua agenda utama, yakni bersilaturahmi dengan kepala daerah sekaligus meminta dukungan dan izin untuk melanjutkan program P4GN di wilayah Kabupaten Sinjai.
“Alhamdulillah agenda kami ada dua. MAKI Sulsel dalam agenda tur 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, hari ini mengunjungi Kabupaten Sinjai. Yang pertama silaturahmi kepada kepala daerah, yang kedua sekaligus meminta izin untuk melanjutkan program MAKI Sulsel, yaitu P4GN,” kata Hidayat.
Ia menjelaskan, program tersebut diarahkan pada upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba melalui edukasi serta penyuluhan yang menyentuh langsung masyarakat.
Menurut Hidayat, berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menjadi rujukan MAKI Sulsel, sebagian besar penyalahguna narkoba di Sulawesi Selatan berada pada usia produktif. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya memperkuat upaya pencegahan, khususnya di lingkungan masyarakat.
“Program MAKI adalah pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Dari data BNN untuk Sulsel, sekitar 70 persen penyalahguna berada pada usia produktif. Karena itu, MAKI hadir memberikan penyuluhan, bahkan edukasi langsung kepada masyarakat,” jelasnya.
Hidayat menambahkan, program tersebut akan mendorong keterlibatan pemerintah daerah hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat. Untuk kabupaten, MAKI Sulsel berencana membangun kerja sama dengan pemerintah desa sebagai garda terdepan dalam menyampaikan informasi dan melakukan pencegahan terhadap peredaran gelap narkoba.
Sementara di wilayah perkotaan, pola yang diterapkan dapat dilakukan melalui kelurahan. Hidayat mencontohkan pelaksanaan program di Kota Makassar yang melibatkan kelurahan sebagai bagian dari jaringan informasi masyarakat dalam mendeteksi secara dini potensi peredaran gelap narkoba.

“Kami akan melanjutkan agenda tur 24 kabupaten dan kota dengan bekerja sama di setiap daerah untuk membangun garda-garda terdepan. Kalau kabupaten, kami bekerja sama langsung dengan desa-desa,” ujarnya.
Ia berharap sinergi tersebut dapat menciptakan sistem pencegahan yang lebih dekat dengan masyarakat. Dengan adanya jejaring hingga desa dan kelurahan, informasi terkait potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.
Dalam pertemuan dengan Bupati Sinjai, Hidayat menyebutkan bahwa Hj. Ratnawati Arif memberikan tanggapan positif terhadap program yang ditawarkan MAKI Sulsel. Pemerintah Kabupaten Sinjai juga memberikan ruang bagi MAKI untuk melanjutkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
“Alhamdulillah Ibu Bupati menanggapi positif. Setelah tanggal 1 Oktober, kami diberikan izin untuk melanjutkan kegiatan ini ke dinas-dinas terkait,” ungkapnya.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara MAKI Sulsel dan Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperkuat program P4GN. Kolaborasi diharapkan tidak hanya berfokus pada penyuluhan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama menjadi bagian dari upaya pencegahan narkoba.
Pemerintah Kabupaten Sinjai melalui dukungan terhadap program tersebut diharapkan dapat memperkuat peran desa, masyarakat, dan berbagai perangkat daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman serta melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.(Tim Humas)