Cegah Penyebaran Campak, Sekda Sinjai Minta ASN Jadi Garda Edukasi

21 April 2026
Humas Sinjai
Cegah Penyebaran Campak, Sekda Sinjai Minta ASN Jadi Garda Edukasi

SINJAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai mengajak masyarakat untuk segera melengkapi imunisasi campak pada anak usia dini menyusul status Kejadian Luar Biasa (KLB) yang ditetapkan pemerintah pusat.

Seruan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, saat memimpin upacara Hari Kesehatan Nasional di halaman Kantor Bupati Sinjai, Senin (20/4/2026) Kemarin.

Ia meminta aparatur sipil negara (ASN) tidak hanya memastikan keluarga masing-masing telah terlindungi, tetapi juga aktif menyosialisasikan pentingnya imunisasi di lingkungan sekitar.

Menurutnya, risiko penularan campak di Sinjai meningkat seiring adanya kasus yang diduga berasal dari luar daerah. Beberapa wilayah di Kecamatan Sinjai Utara bahkan dilaporkan telah menerima kedatangan pendatang yang membawa penyakit tersebut.

Karena itu, masyarakat diminta segera memanfaatkan layanan imunisasi yang telah disiapkan Dinas Kesehatan. Pemkab juga mengoptimalkan layanan jemput bola melalui petugas Home Care dan Home Visit untuk menjangkau anak usia 5–59 bulan yang belum mendapatkan imunisasi.

“Ini perlu jadi perhatian bersama. Kewaspadaan harus ditingkatkan agar penyebaran bisa ditekan,” ujar Andi Jefrianto.

Di sisi lain, capaian imunisasi campak di Sinjai sebenarnya telah melampaui target nasional. Hingga 9 April 2026, realisasi imunisasi tercatat menembus 100 persen, melebihi target 95 persen. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan upaya perlindungan tetap harus diperkuat untuk mencegah munculnya kasus baru.

Pemkab Sinjai berharap partisipasi aktif masyarakat dapat menjaga Sinjai tetap aman dari ancaman penyakit menular, sekaligus memperkuat kualitas kesehatan generasi muda. (Tim Website)