Dibuka Gubernur Sulsel, Ketua Dekranasda Sinjai Hadiri Expo Kreatif Andalan 2025

23 November 2025
Humas Sinjai
Dibuka Gubernur Sulsel, Ketua Dekranasda Sinjai Hadiri Expo Kreatif Andalan 2025
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman pada pembukaan Expo Kreatif Andalan 2025.

MAKASSAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Sinjai, Rozalina A. Mahyanto, menghadiri secara langsung pembukaan Expo Kreatif Andalan 2025 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Atrium Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Sabtu (22/11/2025). 

Acara yang berlangsung selama lima hari (19-23 November) ini menjadi upaya strategis Pemprov dalam mendorong Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta perajin lokal agar adaptif terhadap tren global dan siap menembus pasar internasional.

​Mengusung tema “Karya Kreatif, Branding Efektif, Go International,” Expo Kreatif Andalan 2025 dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Pembukaan ini turut dihadiri oleh seluruh perwakilan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sulsel.

​Ketua Panitia Expo Kreatif Andalan 2025, Sukarniaty Kondolele, dalam laporannya menjelaskan bahwa event ini merupakan panggung vital bagi perajin terampil untuk memamerkan produk kriya dan wastra (kain tradisional) yang eksotik, inovatif, dan berdaya saing global.

​Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel, Naoemi Octarina, dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan serupa. 

"Kami menitip harapan kepada Bapak Gubernur dan Kepala OPD agar acara seperti ini dapat lebih dirutinkan. Kegiatan ini terbukti mampu memajukan UMKM kita, meningkatkan ekonomi masyarakat, dan menekan angka pengangguran," ujar Naoemi.

​Naoemi menjelaskan, tema “Karya Kreatif, Branding Efektif, Go International” dipilih karena dianggap sudah sejalan dengan arah pengembangan UMKM Sulsel. Hal ini didukung oleh berbagai sesi talkshow yang menghadirkan narasumber kompeten.

"Karyanya harus kreatif, kualitas produksi kita tingkatkan, dan branding harus efektif, bahkan sudah ada yang mengurus Hak Kekayaan Intelektual (HKI) agar produk tidak dicontek. Langkah selanjutnya adalah mencapai target go international," tegasnya.

​Naoemi juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2026, Sulawesi Selatan mendapatkan kehormatan besar menjadi tuan rumah kegiatan nasional Dekranas dan Hari Kesatuan Gerak PKK.

​"Ini adalah kesempatan emas kita bersama untuk menunjukkan yang terbaik, baik dari sisi kerajinan, wastra, maupun kuliner, kepada 38 provinsi yang akan datang ke Sulawesi Selatan tahun depan," tambahnya.

​Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa Expo Kreatif Andalan adalah ruang vital bagi pelaku UMKM, perajin, dan komunitas kreatif untuk memamerkan karya dan memperluas jaringan pemasaran.

“Expo ini menunjukkan bagaimana kreativitas masyarakat dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang strategis,” ujar Gubernur.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan tiga pesan utama bagi seluruh peserta expo. 

Pertama, ia meminta para perajin memanfaatkan expo sebagai momentum memperluas jejaring dengan kurator, desainer, pembeli, dan sesama pelaku UMKM. 

Kedua, ia mendorong agar setiap produk yang dikembangkan selalu diberikan sentuhan inovasi agar tidak tertinggal dari tren global. 

Ketiga, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan wastra dan kriya sebagai identitas serta kebanggaan Sulawesi Selatan.

Andi Sudirman menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh pihak yang terlibat, menilai penyelenggaraan expo tahun ini layak menjadi rujukan kegiatan berskala nasional.

​Rangkaian kegiatan Expo Kreatif Andalan 2025 mencakup pameran, parade wastra dari 24 kabupaten/kota, demo kerajinan, hingga talkshow edukasi.

Acara ini juga menjadi penanda komitmen Pemprov dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif, yang ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan alat tenun bukan mesin (ATBM) dan bambu bagi perajin, serta sosialisasi perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). (Tim Website)

Bagikan Berita