Kades Saotengnga Serahkan Piala Bergilir Juara 1 Lomba Desa kepada Bupati Sinjai
SINJAI - Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, mencetak sejarah baru dalam pembangunan daerah. Desa ini secara resmi dinobatkan sebagai Juara Pertama Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, sebuah prestasi prestisius yang mengakhiri penantian panjang selama berpuluh-puluh tahun.
Puncak perayaan keberhasilan ini ditandai dengan penyerahan Piala Bergilir kepada Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (07/01/2026).
Piala tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Saotengnga, Mappima Noma, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sinjai, Yuhadi Samad, serta Camat Sinjai Tengah Syahrul Paesa.
Sebelumnya, piala ini telah diserahkan secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kepada Pemerintah Desa Saotengnga dalam kegiatan Retret Kepala Desa se-Sulsel di Rindam XIV Hasanuddin, Pakatto, Kabupaten Gowa, pada Desember 2025 lalu.
Kepala Desa Saotengnga, Mappima Noma, menyebut kemenangan ini sebagai hasil kerja bersama masyarakat dan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai kunci utama.
"Kebanggaan ini milik seluruh masyarakat Saotengnga. Sudah puluhan tahun baru kali ini desa ini kembali menduduki podium pertama di tingkat provinsi. Ini adalah pembuktian atas kerja keras dan inovasi yang kami bangun bersama," ujar Mappima.
Ia juga menambahkan bahwa perjuangan belum usai. Saat ini, Desa Saotengnga tengah menunggu pengumuman hasil penilaian di tingkat regional, dengan harapan dapat melaju lebih jauh ke level nasional.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi jajaran Pemerintah Desa Saotengnga. Menurutnya, prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama desa, tetapi juga mengangkat martabat Kabupaten Sinjai di peta pembangunan daerah tingkat provinsi hingga nasional.
"Ini adalah prestasi luar biasa yang patut menjadi role model bagi desa-desa lain di Kabupaten Sinjai. Saya berharap capaian ini tidak hanya dipertahankan, tetapi terus ditingkatkan sebagai standar pelayanan publik," tegas Bupati Ratnawati.
Prestasi gemilang ini diharapkan mampu menginspirasi 66 desa lain di Sinjai untuk terus berinovasi dan bertransformasi menuju desa yang mandiri, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (Tim Website)