Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Sinjai dan HIPMI Bangun Kolaborasi Strategis Melalui Rakercab
SINJAI – Mengusung tema “Kolaborasi Pengusaha Muda Menuju Sinjai Maju”, Badan Pimpinan Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab), di Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Jalan Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sabtu (27/12/2025).
Rakercab ini dihadiri Ketua OKK HIPMI Sulawesi Selatan, Yuspratman Yunus, Kepala DPMPTSP Sinjai Lukman Dahlan, Ketua HIPMI Sinjai Affandi Riskan Ansar, serta jajaran pengurus HIPMI Sinjai.
Ketua HIPMI Kabupaten Sinjai, Affandi Riskan Ansar, menyampaikan komitmen HIPMI Sinjai untuk menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rakercab HIPMI Sinjai ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja yang sejalan dengan arah pembangunan daerah. Sekaligus memperkuat peran pengusaha muda sebagai pilar pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sinjai.
"HIPMI Sinjai siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi usaha dan UMKM. Program kerja yang disusun melalui Rakercab ini diarahkan pada peningkatan kapasitas pengusaha muda serta penciptaan peluang usaha baru,” katanya.
Sementara Ketua OKK HIPMI Sulsel, Yuspratman Yunus menegaskan bahwa Rakercab merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan program kerja yang berdampak nyata.
“Rakercab ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyusun program kerja yang terukur dan kolaboratif. HIPMI Sinjai diharapkan mampu berperan aktif sebagai motor penggerak ekonomi daerah,” ujarnya.
Mewakili Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, Kepala DPMPTSP Kabupaten Sinjai, Lukman Dahlan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Rakercab HIPMI Sinjai serta peran pengusaha muda dalam pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi kontribusi HIPMI Sinjai. Pemerintah daerah terbuka untuk terus bersinergi, khususnya dalam mendorong kemudahan investasi dan peningkatan pelayanan perizinan guna menciptakan iklim usaha yang kondusif,” pungkasnya. (Tim Website)