Puskesmas Balangnipa Imbau Warga Gunakan Masker, Kasus Batuk Capai 228 hingga Oktober

13 Oktober 2026
Humas Sinjai
14
Puskesmas Balangnipa Imbau Warga Gunakan Masker, Kasus Batuk Capai 228 hingga Oktober

SINJAI – Puskesmas Balangnipa, Kabupaten Sinjai, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di lingkungan berdebu dan berpolusi, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah gangguan saluran pernapasan.

Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya keluhan batuk yang tercatat di wilayah kerja Puskesmas Balangnipa. Sepanjang September 2026, jumlah pasien dengan keluhan batuk mencapai 384 kasus. Sementara hingga pekan kedua Oktober, tercatat sebanyak 228 kasus.

Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Balangnipa, Rohani Dahlan, mengatakan angka tersebut merupakan jumlah pasien yang datang dengan keluhan batuk, bukan keseluruhan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

“Kasus batuk pada September tercatat sebanyak 384 kasus, sementara hingga minggu kedua Oktober sudah mencapai 228 kasus. Kelompok usia dewasa 18 tahun ke atas mendominasi,” ujar Rohani saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca yang berubah-ubah, paparan debu, serta polusi udara selama musim kemarau menjadi faktor yang perlu diwaspadai karena dapat memicu gangguan pada saluran pernapasan.

Untuk mengurangi risiko tersebut, masyarakat diminta membiasakan penggunaan masker ketika berada di lingkungan berdebu, menghindari paparan asap rokok, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Warga juga dianjurkan menerapkan etika batuk dan bersin agar tidak meningkatkan risiko penularan penyakit kepada orang lain.

Selain itu, menjaga daya tahan tubuh melalui konsumsi makanan bergizi seimbang, mencukupi kebutuhan air putih, dan beristirahat secara teratur juga penting dilakukan.

Rohani turut mengingatkan masyarakat, khususnya orang tua, agar tidak mengabaikan keluhan batuk dan pilek yang dialami anak, terlebih jika gejalanya tidak kunjung membaik.

Warga yang mengalami keluhan berkepanjangan disarankan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Jika disertai sesak napas, pemeriksaan medis perlu dilakukan segera untuk mendapatkan penanganan yang tepat.(Tim Humas)