Sekda Sinjai Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan sebagai Prioritas Nasional dan Daerah

18 November 2025
Humas Sinjai
Sekda Sinjai Tekankan Pentingnya Ketahanan Pangan sebagai Prioritas Nasional dan Daerah
Sekretaris Daerah Sinjai, Andi Jefrianto Asapa

SINJAI - Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, menegaskan bahwa pembangunan nasional saat ini diarahkan untuk menjawab berbagai tantangan bangsa, mulai dari pemerataan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, hingga penguatan kedaulatan negara. Salah satu prioritas utama Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, adalah penguatan ketahanan pangan.

“Pangan adalah kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat dan menjadi pilar kemandirian bangsa. Tanpa ketahanan pangan yang kuat, pembangunan sektor lain sulit mencapai hasil optimal,” ujar Andi Jefrianto saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Senin (17/11/2025) di Halaman Kantor Bupati Sinjai.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan ketahanan pangan bertujuan menjamin ketersediaan, distribusi, dan konsumsi pangan yang cukup, aman, dan bergizi seimbang bagi seluruh penduduk.

Ketahanan pangan berkelanjutan, lanjutnya, harus diwujudkan merata di seluruh wilayah dengan mengoptimalkan sumber daya dan budaya lokal.

Sejalan dengan kebijakan nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai juga menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan daerah. Pada tahun 2024, Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai mencapai 82,31 dan masuk kategori sangat tahan pangan.

"Pemkab Sinjai juga telah menyalurkan 8 ton beras cadangan pangan pemerintah untuk warga di Sinjai Tengah dan Sinjai Barat yang terdampak longsor, serta warga Kelurahan Lappa yang terdampak banjir beberapa waktu lalu," ungkapnya.

Prestasi membanggakan turut diraih Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, yang meraih juara pertama Lomba Desa Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan tema ketahanan pangan.

"Jadi prestasi ini menjadi kebanggaan kita bersama dan sekaligus bukti bahwa semangat ketahanan pangan benar-benar tumbuh hingga ke akar desa," jelas Andi Jefrianto. (Tim Website)

Bagikan Berita