Wabup Sinjai Serahkan Bantuan BAZNAS, Sasar Sektor Ekonomi hingga Penanganan Stunting
SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat sinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk mengakselerasi kesejahteraan masyarakat. Kerja sama ini diwujudkan melalui penyaluran bantuan di sektor sosial, ekonomi produktif, dan kesehatan yang berlangsung di Kantor BAZNAS Sinjai, Jumat (2/1/2026).
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Sinjai, A. Mahyanto Mazda didampingi Ketua Baznas Sinjai, H.M Tahir kepada puluhan penerima manfaat. Program ini merupakan bagian dari agenda rutin Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sinjai yang menyasar aspek fundamental kehidupan warga.
Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Sinjai, A. Bahrul Hayat, merinci bahwa penyaluran kali ini mencakup bantuan konsumtif berupa paket sembako kepada 13 warga prasejahtera. Guna memutus rantai kemiskinan secara jangka panjang,
BAZNAS juga menyalurkan bantuan ekonomi produktif melalui program Z-Mart bagi dua orang, program Santri Entrepreneur, serta tambahan modal usaha bagi pelaku usaha mikro. Selain penguatan ekonomi, terdapat pula bantuan perbaikan rumah kategori sedang bagi warga untuk memastikan akses hunian yang lebih layak.
Selain penguatan ekonomi, kolaborasi ini menyasar program prioritas nasional, yakni penanggulangan stunting. Sebanyak 20 warga di Kecamatan Sinjai Utara menerima bantuan kesehatan ini. Seluruh data penerima manfaat di bidang kesehatan telah melalui proses verifikasi faktual di DP3AP2KB Kabupaten Sinjai agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi penurunan angka stunting di daerah tersebut.
Wakil Bupati A. Mahyanto Mazda memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah nyata BAZNAS. Menurutnya, bantuan ini selaras dengan strategi besar pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara struktural dan berkelanjutan.
"Program ini bukan sekadar memberi bantuan sesaat. Dengan adanya modal usaha dan Z-Mart, kita berharap para mustahik (penerima zakat) perlahan bisa mandiri dan menjadi muzakki (pemberi zakat). Begitu pula dengan bantuan stunting, ini adalah investasi untuk masa depan generasi Sinjai," ujar A. Mahyanto.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi semakin meningkat, sehingga cakupan manfaat bagi warga yang membutuhkan di Kabupaten Sinjai dapat terus diperluas. (Tim Website)