Buka Lomba Antarperangkat Daerah, Bupati Sinjai Dorong Perkuat Budaya Inovasi
SINJAI - Lomba Inovasi Antarperangkat Daerah tingkat Kabupaten Sinjai Tahun 2026, yang digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) memasuki tahapan presentasi, di Command Center Kompleks Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (12/8/2026).
Lomba yang mengusung tema “Bersama-samaki, Inovasi Bangun Sinjai yang Lebih Maju, Adaptif, dan Berdaya Saing” ini, dibuka Bupati Sinjai Drq. Hj. Ratnawati Arif.
Di era teknologi, Bupati mengatakan inovasi bukan lagi pilihan tapi sebuah kebutuhan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, pelayanan publik yang berkualitas, serta pembangunan daerah yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Bahkan menurut Bupati, setiap ASN perlu diberi ruang untuk berinovasi tanpa dibatasi jabatan dan kedudukan dalam organisasi.
“Pemkab berkomitmen membangun budaya inovasi yang berkelanjutan melalui SAMAKI atau Sistem Aplikasi Manajemen Akselerasi Kinerja Inovasi,” ungkapnya saat memberikan sambutan.
Ada 10 inovator yang secara bergantian akan memaparkan inovasinya di hadapan tim penilai setelah sebelumnya melewati sejumlah tahapan lomba. Presentasi dimulai 12 hingga 14 Agustus 2026.
Karena itu Bupati meminta seluruh peserta, memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kualitas inovasi dengan mengedepankan aspek kebaruan, manfaat, keberlanjutan, dan dampak nyata bagi masyarakat.
“Saya juga meminta Balitbangda menyusun mekanisme pengelolaan inovasi melalui SAMAKI yang selanjutnya ditetapkan dengan Peraturan Bupati. Regulasi tersebut harus memberikan kepastian mengenai proses, tahapan, kriteria, pendampingan, serta tanggung jawab setiap pihak dalam pengembangan inovasi daerah,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Balitbangda Sinjai Alamsyah Bahar menyampaikan lomba tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi yang telah dilaksanakan oleh perangkat daerah sekaligus memberikan dorongan untuk terus mengembangkan inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai.
“Melalui kegiatan ini, inovasi-inovasi terbaik juga dipersiapkan untuk mengikuti ajang Innovative Government Award (IGA) dan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP),” terangnya.
Berdasarkan hasil pemeringkatan, ditetapkan ada 10 nominator yang mengikuti tahapan presentasi diantaranya inovasi “SAMAKI” dari Balitbangda, Aplikasi Pembayaran PBB-P2 Sipakatau dari Bapenda, “Generasi Giat SPM” dari Dinas Kesehatan, “PAROLLI” dari Dinas Kesehatan.
Kemudian ada inovasi “BINTANG KE SINJAI” dari RSUD, “Safari ke Dokter Gigi” dari Dinas Kesehatan, “IKAN LELE” dari RSUD, “SAPA LANSIA” dan RSUD, “GEMPAR NYOS” dari Dinas Kesehatan, dan “SIDAK Bulupoddo” dari Pemerintah Kecamatan Bulupoddo.
Setiap nominator memperoleh waktu selama 30 menit, terdiri atas 15 menit presentasi dan 15 menit klarifikasi bersama Tim Penilai.
Diharapkan lomba inovasi daerah ini tidak hanya menjadi ajang untuk menentukan pemenang, tetapi menjadi sarana untuk menjaring inovator, menumbuhkan gagasan baru, serta menghasilkan solusi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Sinjai.
Hadir Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat, dan juga beberapa Tim Penilai lomba.(Tim Humas)