Kader PKK Sinjai Timur Dukung Gerakan Minum Tablet MMS Serentak Menuju Rekor MURI
SINJAI – Seluruh kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa dan kelurahan se-Kecamatan Sinjai Timur turut ambil bagian dalam Gerakan Minum Tablet Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak, Kamis (9/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digelar secara serentak di berbagai daerah dalam rangka pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Gerakan yang dipusatkan di wilayah Kecamatan Sinjai Timur ini melibatkan Pemerintah Kecamatan, Puskesmas, kader PKK desa dan kelurahan, serta ibu hamil sebagai sasaran utama program. Pelaksanaan kegiatan berlangsung sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan status gizi ibu hamil sekaligus mempercepat penurunan angka stunting.
Camat Sinjai Timur, A. Saoraja Arie Lesmana, mengatakan keterlibatan seluruh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, dan kader PKK menjadi bukti komitmen bersama dalam menyukseskan program peningkatan kesehatan ibu dan anak.
"Melalui gerakan ini, kami berharap semakin banyak ibu hamil yang rutin mengonsumsi tablet MMS sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas. Upaya ini merupakan bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang unggul," katanya.
Menurutnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya bergantung pada pelayanan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama kader PKK yang selama ini menjadi ujung tombak edukasi kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.
Tablet Multiple Micronutrient Supplement (MMS) merupakan suplemen yang mengandung berbagai vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan selama masa kehamilan. Konsumsi tablet tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil, menurunkan risiko anemia, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal.
Selain menjadi bagian dari upaya pemecahan Rekor MURI, Gerakan Minum Tablet MMS Serentak juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan program pemerintah dalam mempercepat penurunan stunting serta mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045 melalui lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(Tim Humas)