Ketua TP-PKK Sinjai Kukuhkan 9 Duta KISAK, Harap Jadi Mitra Strategis Pemerintah
SINJAI - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai Rozalina A. Mahyanto secara resmi mengukuhkan 9 Duta Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) Kabupaten Sinjai Tahun 2026, di Gedung Command Center Kompleks Rujab Bupati Sinjai, Kamis (21/5/2026).
Pengukuhan dilaksanakan usai pembukaan sosialisasi KISAK, yang disaksikan langsung Bupati Sinjai, Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan, Pengurus Pokja 1 TP-PKK Sulsel dan berbagai pihak terkait lainnya.
Prosesi pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sinjai Nomor 05/Pokja I/PKK.Kab.Sj/V/2026 tentang Pengukuhan Duta KISAK Kabupaten Sinjai.
Dalam naskah pengukuhan, Rozalina A. Mahyanto menyampaikan harapan agar para Duta KISAK mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik serta menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan.
“Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran keluarga dan masyarakat dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan di Kabupaten Sinjai,” ungkapnya.
Lewat pengukuhan tersebut, Rozalina juga menegaskan bahwa keberadaan Duta KISAK diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan tertib.
Sementara itu, Bupati Sinjai memberikan apresiasi atas kehadiran Duta KISAK sebagai bagian untuk menyukseskan program tersebut. Menurutnya, tertib administrasi kependudukan merupakan fondasi penting dalam mendukung pelayanan publik yang efektif dan tepat sasaran.
Sebanyak 9 Duta KISAK dikukuhkan dalam kesempatan ini. Mereka berasal dari berbagai kecamatan.
Pengukuhan ini menandai langkah nyata Pemerintah dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan masyarakat guna mewujudkan keluarga yang sadar administrasi kependudukan serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Tim Website)