Pemkab Sinjai Dorong Penguatan Layanan Dua Rumah Sakit Daerah Lewat Monev Kinerja
SINJAI - Upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan terus dipacu Pemerintah Kabupaten Sinjai. Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) kinerja RSUD Sinjai dan RS Bulupaccing di Aula Dinas Kesehatan, Selasa (9/12/2025).
Forum evaluasi ini dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, bersama Kepala Dinas Kesehatan, dr. Emmy Kartahara Malik, Direktur RSUD Sinjai, dr. Kahar Anies, serta Direktur RS Bulupaccing, dr. Wahyu Adliah Dachlan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Andi Jefrianto menegaskan bahwa Monev tidak boleh dipandang sebagai rutinitas tahunan, melainkan sarana untuk memastikan rumah sakit benar-benar memberikan pelayanan yang bermutu.
“Ini bukan sekadar laporan angka. Monev harus menjadi ruang untuk menilai sejauh mana rumah sakit menjalankan tata kelola yang baik dan menjamin keselamatan pasien,” ujarnya.
Ia menyebutkan bahwa standar kualitas layanan kesehatan kini menjadi perhatian di tingkat nasional hingga internasional. Karena itu, Pemkab Sinjai mendorong agar rumah sakit tidak berhenti pada fungsi administratif, tetapi hadir sebagai institusi layanan yang profesional, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurut Sekda, rumah sakit memiliki fungsi yang jauh lebih luas dari sekadar tempat pengobatan. “Rumah sakit adalah pusat rujukan, edukasi, pencegahan, bahkan inovasi. Setiap unsur di dalamnya harus bergerak dengan akuntabilitas dan efisiensi,” tambahnya.
Sejumlah aspek menjadi fokus pembahasan dalam Monev ini, di antaranya peningkatan mutu pelayanan klinis, profesionalisme SDM kesehatan, percepatan layanan emergensi, penguatan manajemen rumah sakit, serta pengembangan inovasi yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Melalui evaluasi ini, Pemkab berharap kedua rumah sakit dapat terus berbenah dan memperkuat komitmen menghadirkan layanan yang lebih cepat, modern, dan humanis bagi warga Sinjai. (Tim Website)