Wabup Sinjai Hadiri Pengukuhan Guru Besar UIN Alauddin, Harap Sinergi Kampus- Daerah Makin Kuat

Wabup Sinjai Hadiri Pengukuhan Guru Besar UIN Alauddin, Harap Sinergi Kampus- Daerah Makin Kuat

SINJAI - Tiga akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap dalam Sidang Senat Terbuka Luar Biasa yang berlangsung di Auditorium Kampus II UIN Alauddin Samata, Gowa, Rabu (26/8/2026).

Ketiga akademisi tersebut yakni Prof. Dr. Andi Susilawaty, S.Si., Prof. Dr. Muhammad Sabir, M.Ag., dan Prof. Dra. Rahmawati, M.A., Ph.D. Pengukuhan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik UIN Alauddin Makassar melalui pengembangan keilmuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Wakil Bupati (Wabup) Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, turut hadir dalam agenda tersebut. Kehadirannya sekaligus menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sinjai terhadap capaian akademik para guru besar serta harapan agar kepakaran mereka dapat memberi manfaat lebih luas, termasuk bagi pembangunan daerah.

Prof. Dr. Andi Susilawaty, S.Si., merupakan akademisi dan peneliti di bidang kesehatan lingkungan yang telah berpengalaman lebih dari 20 tahun. Ia aktif mengajar dan melakukan riset di UIN Alauddin Makassar dengan fokus pada isu kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, serta mitigasi risiko kesehatan akibat pencemaran dan perubahan iklim.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhammad Sabir, M.Ag., merupakan dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar yang menyandang jabatan guru besar dalam bidang Metode Interpretasi Hadis. Adapun Prof. Dra. Rahmawati, M.A., Ph.D., merupakan guru besar Fakultas Adab dan Humaniora dengan kepakaran di bidang Islam Nusantara.

Mahyanto berharap pengukuhan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian akademik bagi ketiga guru besar, tetapi juga mendorong kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pembangunan masyarakat.

"Pengukuhan tiga guru besar ini diharapkan menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkokoh posisi UIN Alauddin Makassar sebagai pusat keunggulan akademik Islam," ujar Mahyanto.

Menurut Mahyanto, Pemerintah Kabupaten Sinjai memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pengukuhan tersebut. Ia juga berharap para guru besar, khususnya yang memiliki keterkaitan dengan Sinjai, dapat ikut mengambil peran dalam mendorong kemajuan daerah melalui keilmuan dan pengalaman yang dimiliki.

"Pengukuhan ini juga tentu menjadi sebuah harapan dan momentum penguatan sinergi antara daerah dan institusi pendidikan tinggi bagi kemajuan pembangunan, khususnya di Kabupaten Sinjai," pinta Wabup.(Tim Humas)