Ditunjuk LAN RI Makassar, Sekda Sinjai Jadi Narasumber Pembekalan CPNS Tana Toraja
SINJAI - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa diamanahkan menjadi salah satu narasumber oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan (Pusjar SKMP) LAN RI Makassar.
Penunjukan tersebut perihal membawakan materi pembekalan kepada ratusan peserta Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Tana Toraja, khususnya angkatan XXII dan XXVI.
Sekda membawakan materi terkait profesionalisme ASN, yang disampaikan melalui daring di Studio Pembelajaran SMP Negeri 1 Sinjai, Kecamatan Sinjai Utara.
Penunjukan Sekda Sinjai ini menjadi bukti adanya sinergi yang kuat antar pemerintah daerah di Sulawesi Selatan dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur.
Dalam sesi pemaparan, Andi Jefrianto menyampaikan banyak hal penting yang sebaiknya menjadi pegangan Aparatur Sipil Negara (ASN) diantaranya pentingnya menjaga profesionalitas ASN, landasan hukum ASN, Filosofi ASN BerAKHLAK, makna profesionalisme, hingga bagaimana membangun karakter ASN.
“Profesionalisme ASN bukan sekadar materi pelatihan. Ini adalah fondasi perjalanan karier Saudara ke depan,” ungkap Andi Jefrianto di awal pemaparannya.
Lebih lanjut kata Andi Jefrianto, ASN adalah bagian dari sistem negara yang harus bekerja profesional, netral, dan berintegritas. Seyogyanya mereka berpegang teguh pada slogan BerAKHLAK yang menjadi standar perilaku dalam melayani masyarakat.
“Nilai BerAKHLAK adalah identitas kita, bukan slogan tempelan di dinding kantor tapi standar perilaku yang Berorientasi pada pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan kolaboratif,” tuturnya.
Dipenutup Sekda tak luput menyampaikan bahwa profesi ASN juga memiliki tantangan dimasa kini. Tipsnya kata Andi Jefrianto adalah tetap menjadi aparatur yang cekatan, adaptif dan selalu siap belajar.
Sekda juga menyampaikan unsur utama dalam menjaga profesionalitas ASN, dimulai dari menjaga integritas, kompetensi, disiplin, tanggung jawab, netralitas, dan orientasi pelayanan.
“Mari kita tanamkan komitmen dalam diri kita bahwa kita akan bekerja dengan jujur, meningkatkan kompetensi dan menanamkan komitmen bahwa pekerjaan kita bukan untuk atasan tapi untuk bangsa,” pungkasnya. (Tim Website)