Kaban Kesbangpol Sinjai Buka Forum Dialektika GMNI Terkait KUHP Baru
SINJAI – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Sinjai menggelar Forum Dialektika Pemuda dan Mahasiswa yang berfokus pada isu hukum nasional terkini.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Serbaguna Perpustakaan Daerah Kabupaten Sinjai pada Kamis malam (18/12/2025) ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sinjai, Muh. Akbar Juhamran, mewakili Bupati Sinjai.
Dengan mengusung tema “Menyambut Pemberlakuan KUHP: Antara Supremasi Hukum atau Ancaman Kebebasan Berekspresi”.
Dalam sambutannya, Muh. Akbar Juhamran menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DPC GMNI Sinjai. Menurutnya, inisiatif mahasiswa dalam membedah isu nasional seperti KUHP baru adalah langkah progresif yang sangat relevan dengan dinamika demokrasi saat ini.
"Pemerintah Kabupaten Sinjai sangat mengapresiasi forum ini. Ini adalah bukti bahwa pemuda dan mahasiswa di Sinjai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu hukum dan demokrasi yang menyentuh langsung peran mereka sebagai agen perubahan," ujar Akbar.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) merupakan sebuah tonggak sejarah. Ia menegaskan bahwa UU ini adalah upaya nyata dekolonisasi hukum, di mana Indonesia akhirnya memiliki kodifikasi hukum pidana asli karya bangsa sendiri untuk menggantikan produk peninggalan kolonial Belanda.
Meski demikian, Akbar tidak menampik adanya gelombang diskursus dan kekhawatiran di tengah masyarakat. Ia menilai perbedaan pandangan tersebut adalah tanda kehidupan demokrasi yang sehat.
"Supremasi hukum adalah pilar utama negara yang adil. Namun, kebebasan berekspresi bagi pemuda dan mahasiswa tetaplah elemen vital agar demokrasi kita tetap hidup dan dinamis," tambahnya.
Ia berharap forum ini tidak hanya sekadar menjadi ajang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan rekomendasi yang konstruktif. Akbar menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat terbuka terhadap masukan dan gagasan yang dihasilkan oleh para mahasiswa sebagai bahan pertimbangan dalam menyikapi dinamika hukum dan sosial di tingkat lokal.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Sinjai Anthonie Spilkam Mona, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Sinjai, Jhadi Wijaya, sejumlah pengurus DPC GMNI Sinjai, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kabupaten Sinjai. (Tim Website)