Kawal Program Nasional Presiden RI, Pemkab Sinjai Gelar Rakor Satgas MBG

19 November 2025
Humas Sinjai
Kawal Program Nasional Presiden RI, Pemkab Sinjai Gelar Rakor Satgas MBG

SINJAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai menggelar rapat koordinasi Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) di Gedung Command Center Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Rabu (19/11/2025).

Rakor dipimpin oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, dan turut dihadiri Sekretaris Daerah, Andi Jefrianto Asapa, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Sinjai, serta para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kepala Bappeda Sinjai, Haerani Dahlan, menyampaikan bahwa rakor ini digelar sebagai tindak lanjut arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar pemerintah daerah membentuk Satgas Percepatan MBG yang merupakan program nasional yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

“Hari ini kita melakukan rapat koordinasi antara tim Satgas dengan seluruh SPPG yang telah beroperasi. Saat ini di Sinjai terdapat 13 SPPG,” ujarnya.

Haerani menjelaskan ada beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan. Pertama, validasi data sasaran penerima layanan dari 13 SPPG yang sudah berjalan. Kedua, laporan perkembangan penambahan SPPG baru oleh Koordinator BGN Sinjai.

“Tadi disampaikan bahwa ada lima SPPG yang perizinannya sudah selesai dan segera beroperasi. Beberapa lainnya masih dalam proses pembangunan,” jelasnya.

Selain itu, rakor juga membahas pemenuhan standar higienis SPPG serta mekanisme pengadaan bahan pangan olahan dan bahan pangan segar. Haerani menekankan pentingnya memastikan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG.

“Kita berharap keamanan pangan menjadi perhatian. Apakah pangan yang diperoleh sudah memenuhi standar, sehingga kami menghadirkan perangkat daerah terkait. Harapannya, mereka dapat memfasilitasi pembinaan kepada petani agar memproduksi bahan pangan segar, serta peternak dalam pemenuhan ayam dan telur,” terangnya.

Pemkab Sinjai menargetkan program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal dan berkelanjutan, dengan dukungan kolaboratif seluruh pemangku kepentingan. (Tim Website)

Bagikan Berita