Sekda Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Guna Perkuat Pasokan Bahan Pangan MBG

06 November 2025
Humas Sinjai
Sekda Dorong Pemanfaatan Lahan Kosong Guna Perkuat Pasokan Bahan Pangan MBG
Sekretaris Daerah Kab. Sinjai, Andi Jefrianto Asapa

SINJAI - Sekretaris Daerah Kabupaten Sinjai Andi Jefrianto Asapa mendorong Masyarakat Sinjai untuk memanfaatkan lahan kosong disekitarnya, guna memperkuat pasokan bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal itu disampaikan Sekda sesaat setelah membuka Uji Publik Dokumen Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD-KSB) Tahun 2025-2029, yang berlangsung di Aula Dispusip Sinjai, Kamis (6/11/2025) pagi.

Menurut Andi Jefrianto Asapa, pemanfaatan lahan kosong bukan semata untuk mendukung program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Tapi lebih dari itu, masyarakat Sinjai juga dapat lebih berdaya, mengingat mampu memenuhi permintaan pasar SPPG atau dapur MBG yang semakin hari semakin banyak beroperasi.

“Dari 100 persen baru sekitar 50 persen bahan baku SPPG kita bisa penuhi, banyak yang terpaksa harus didatangkan dari luar karena produksi kita memang terbatas,” ungkap Sekda.

“Nah karena itu saya berharap teman-teman penyuluh sampaikan ke masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong untuk menanam buah-buahan dan sayuran minimal pisang, semangka atau pepaya,” tambah Sekda.

Bahkan Sekda menjamin soal pasar komoditi tersebut tak perlu dikhawatirkan karena pembelinya sudah jelas.

“Pasarnya jelas kok. Karena SPPG membutuhkannya setiap hari, soal itu tak perlu dipikirkan. Kami Pemkab Sinjai juga akan sosialisasikan hal itu secepatnya mengundang Camat, dan pihak SPPG,” tambahnya.

Banyaknya kebutuhan SPPG yang ada di Sinjai juga dibenarkan Kepala DTPHP Sinjai H. Kamaruddin.

“Rencana SPPG di Kabupaten Sinjai itu jumlahnya 28. Perkiraan kasar saja jika semuanya beroperasi maka untuk kebutuhan beras saja mencapai 200 kg per hari belum yang lain-lain,” tuturnya.

Jika masyarakat digerakkan secara masif, maka Pemkab yakin bukan hanya pasokan yang akan terpenuhi, tetapi juga dapat mengantisipasi kenaikan harga pangan. (Tim Website)

Bagikan Berita