Pemkab Sinjai Bersama AAS Community dan Bapanas Gelar Gerakan Pangan Murah
SINJAI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai bersama AAS Community dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jalan Teuku Umar, tepat di samping Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai, Jumat (14/8/2026) pagi.
Kegiatan tersebut langsung mendapat antusiasme masyarakat. Sejak dibuka, warga berdatangan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sinjai, Muhammad Safwan, mengatakan Gerakan Pangan Murah tersebut digelar selain untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia, juga sebagai langkah membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga murah.
“Selain menyambut HUT ke-81 RI, kegiatan ini untuk membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga murah sekaligus menekan laju inflasi,” ujarnya.
Safwan menjelaskan, Gerakan Pangan Murah berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga 16 Agustus 2026. Sejumlah komoditas yang tersedia dijual dengan harga di bawah harga pasar.
Salah satunya beras SPHP kemasan 5 kilogram. Jika di pasaran harganya sekitar Rp62.500, dalam Gerakan Pangan Murah masyarakat cukup membelinya dengan harga Rp57.000.
“Jadi harga yang ada di pasar murah ini lebih rendah dibanding harga yang ada di pasaran,” jelasnya.

Tidak hanya beras, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga tersedia, seperti minyak goreng, aneka sayuran, bawang merah, bawang putih, cabai, telur, serta berbagai kebutuhan pangan lainnya.
Bagi masyarakat, keberadaan Gerakan Pangan Murah menjadi kesempatan untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.
Salah seorang warga, Makmur, mengaku merasakan manfaat dari kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah membantu masyarakat, terutama ketika harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan.
“Ini sangat membantu masyarakat kecil. Harganya lebih murah dibandingkan di pasaran,” katanya.
Makmur berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan pada momentum tertentu, tetapi dapat digelar secara rutin dan berkelanjutan.
Ia bahkan berharap Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan minimal sekali dalam dua pekan sehingga masyarakat memiliki lebih banyak kesempatan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.(Tim Humas)