Terima Audiensi DEMA UIAD, Bupati Sinjai Dukung Rakorwil BEM PTMA se-Indonesia Timur
SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam mendukung penuh pengembangan kapasitas pemuda dan mahasiswa. Hal tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai di Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (02/05/2026).
Audiensi tersebut berfokus pada rencana strategis pelaksanaan Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (BEM PTMA) se-Indonesia Timur. Kabupaten Sinjai didapuk menjadi tuan rumah pada ajang bergengsi yang akan berlangsung 18-20 Mei 2026 mendatang.
Presiden Mahasiswa UIAD, Mujahid Turaihan, dalam paparannya menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi titik kumpul ratusan delegasi mahasiswa dari berbagai provinsi, mulai dari Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua. Ia pun menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kabupaten dalam menyambut aspirasi mahasiswa.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Sinjai menyambut hangat dan menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Sinjai sebagai pusat konsolidasi mahasiswa se-Indonesia Timur. Menurutnya, agenda ini sejalan dengan visi pemerintah dalam menjadikan Sinjai sebagai daerah yang ramah terhadap kegiatan akademik dan kepemudaan.
"Pemerintah daerah pada prinsipnya mendukung penuh kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, terlebih yang membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong semangat kolaborasi, pertukaran gagasan, serta promosi potensi daerah," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Bupati menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung membuka acara, memberikan kontribusi pribadi bagi kelancaran kegiatan, serta bersedia meluangkan waktu menjadi narasumber guna berbagi pengalaman mengenai tata kelola pemerintahan dan kepemimpinan.
Melalui Rakorwil BEM PTMA ini, Kabupaten Sinjai diharapkan semakin mempertegas posisinya sebagai daerah yang ramah terhadap kegiatan akademik dan kepemudaan, sekaligus menjadi ruang strategis bagi pengembangan kapasitas mahasiswa di wilayah Indonesia Timur. (Tim Website)