Wae Seppang, Minuman Tradisional Khas Bugis Turut Meriahkan Pesta Rakyat Marrimpa Salo’ di Desa Sanjai

10 Oktober 2026
Humas Sinjai
1
Wae Seppang, Minuman Tradisional Khas Bugis Turut Meriahkan Pesta Rakyat Marrimpa Salo’ di Desa Sanjai

SINJAI TIMUR – Kekayaan kuliner tradisional turut mewarnai Pesta Rakyat Marrimpa Salo’ di Desa Sanjai, Kecamatan Sinjai Timur, Sabtu (10/10/2026). Salah satu sajian lokal yang menarik perhatian adalah Wae Seppang, minuman tradisional yang dibuat dari rebusan kayu secang atau kayu merah dan telah dikenal dalam tradisi masyarakat setempat.

Wae Seppang menjadi bagian dari kekayaan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Minuman ini memiliki ciri khas warna kemerahan yang berasal dari kayu yang direbus bersama air, sehingga menghadirkan sajian sederhana yang lekat dengan tradisi masyarakat Bugis.

Kehadiran Wae Seppang dalam pesta rakyat tersebut menjadi salah satu bentuk pengenalan minuman tradisional kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga eksistensi warisan kuliner lokal di tengah perkembangan minuman modern.

Pesta Rakyat Marrimpa Salo’ bukan hanya menjadi ruang pelestarian tradisi budaya masyarakat Desa Sanjai, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi lokal yang memiliki nilai budaya dan daya tarik tersendiri, termasuk minuman tradisional yang masih dipertahankan hingga saat ini.

Melalui pengenalan Wae Seppang, diharapkan generasi muda semakin mengenal dan menghargai warisan leluhur, sekaligus mendorong masyarakat untuk terus melestarikan kekayaan kuliner tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

Pelestarian tradisi seperti Marrimpa Salo’ beserta sajian khasnya menjadi bukti bahwa kekayaan budaya tidak hanya tercermin dalam ritual dan prosesi adat, tetapi juga dalam kebiasaan masyarakat yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.(Tim Humas)