Bupati Sinjai Terima Audiensi Wakapolres Bahas Hibah Gedung BNK
SINJAI – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menerima audiensi Wakapolres Sinjai, Sahabuddin, di Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut membahas permintaan hibah gedung yang akan dimanfaatkan sebagai sekretariat dan pusat kegiatan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Sinjai.
Wakapolres Sinjai, Sahabuddin, menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya telah melakukan kunjungan ke BNK Kabupaten Bone untuk berkoordinasi dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan berbagai program pencegahan penyalahgunaan narkotika.
“Hasil pertemuan kami dengan BNK Kabupaten Bone menjadi bahan untuk kita adopsi sebagai cikal bakal kegiatan BNK di Kabupaten Sinjai. Karena itu, kami meminta dukungan dan support dari Ibu Bupati, khususnya terkait gedung yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai sekretariat atau pusat kegiatan BNK Sinjai,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan gedung tersebut dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan sejumlah program antinarkotika di Kabupaten Sinjai. Program yang direncanakan pada 2026 antara lain tes urine bagi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Sinjai dan unsur Forkopimda, koordinasi dengan BNN Provinsi Sulawesi Selatan di Baddoka dan BNNK Bone, pelaksanaan razia narkoba, pelatihan kader muda antinarkoba, serta kegiatan memperingati Hari Antinarkotika Internasional.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari Bupati Sinjai. Pemerintah Kabupaten Sinjai membuka ruang koordinasi lebih lanjut terkait dukungan fasilitas yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan BNK.

Sahabuddin menyampaikan, Bupati Sinjai juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait kemungkinan pemanfaatan aset milik pemerintah provinsi yang berada di Kabupaten Sinjai sebagai gedung untuk mendukung kegiatan BNK.
“Alhamdulillah, kami langsung diterima dengan baik oleh Ibu Bupati. Beliau sangat merespons dan mudah-mudahan apa yang disampaikan terkait hibah atau wakaf untuk BNK nantinya dapat terwujud. Beliau juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi karena ada aset provinsi yang mungkin bisa dimanfaatkan di sini,” jelasnya.
Menurut Sahabuddin, dukungan sarana dan prasarana diperlukan agar berbagai kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkotika dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan terkoordinasi.
Sahabuddin menambahkan, dirinya merupakan putra asli Jeneponto dan sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Jeneponto. Ia baru sekitar tiga minggu menjalankan tugas sebagai Wakapolres Sinjai.
Melalui dukungan fasilitas tersebut, sinergi Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Polres Sinjai diharapkan semakin kuat dalam menjalankan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Kabupaten Sinjai.(Tim Humas)