Kejari Sinjai Sosialisasi Program Jaga Desa Lewat Talkshow 'Jaksa Menjawab'
SINJAI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai terus memperkuat komitmennya dalam mengawal pembangunan di tingkat akar rumput. Melalui program inovatif “Jaksa Menjawab”, Korps Adhyaksa ini menyosialisasikan peran penting Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) dalam memastikan pengelolaan anggaran desa yang bersih dan transparan.
Sosialisasi tersebut dikemas dalam bentuk talkshow interaktif di Radio Suara Bersatu 95,5 FM, Selasa (03/02/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Seksi Intelijen Kejari Sinjai, Jhadi Wijaya, didampingi staf Intelijen, Azel Favian Terry Hensanusi.
Dalam pemaparannya, Jhadi Wijaya menegaskan bahwa program Jaga Desa bukan sekadar instrumen pengawasan, melainkan bentuk pendampingan melekat bagi aparatur desa.
"Tujuan utama kami adalah mencegah terjadinya penyimpangan, terutama dalam pengelolaan keuangan desa. Kami ingin memastikan tata kelola pemerintahan desa berjalan transparan dan akuntabel," ujar Jhadi.
Selain itu, program ini juga berfokus pada pemberian edukasi hukum bagi perangkat desa serta melakukan monitoring ketat untuk memastikan setiap rupiah dana desa berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
Satu hal yang menarik, Kejari Sinjai kini memanfaatkan teknologi digital untuk memperketat pengawasan. Program Jaga Desa telah terintegrasi dengan Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES).
Integrasi ini memungkinkan pihak Kejaksaan memantau realisasi APBDes secara real-time.
"Kita bisa melihat langsung realisasi anggaran per paket kegiatan. Ini adalah langkah preventif agar pembangunan di desa berjalan sesuai koridor dan berkelanjutan," tambah Jhadi.
Melalui langkah ini, Kejari Sinjai berharap dapat menciptakan sinergi yang kuat dengan pemerintah desa guna mewujudkan pembangunan yang bersih, akuntabel, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Sinjai (Tim Website)