Staf Ahli Bupati Buka Darul Arqam Madya XII Se-Indonesia Timur di Sinjai
SINJAI – Mewakili Bupati Sinjai, Staf Ahli Bupati Bidang Sosial dan SDM, H. Sofwan Sabirin, membuka secara resmi kegiatan Darul Arqam Madya (DAM) XII Se-Indonesia Timur Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Sinjai di Auditorium H. Amir Said, Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD) Sinjai, Senin (22/6/2026).
Kegiatan perkaderan tingkat menengah yang mengusung tema “Internalisasi Nilai Rausyan Fikr: Mewujudkan Kepemimpinan Adaptif” tersebut diikuti oleh 45 peserta dari berbagai daerah, di antaranya Kalimatan Selatan, Kalimantan Timur, Luwuk Banggai, Maros, Makassar, Barru, Bone dan Sinjai.
Dalam sambutannya, H. Sofwan Sabirin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir di Kabupaten Sinjai. Menurutnya, kehadiran para kader IMM dari berbagai daerah merupakan sebuah kebanggaan bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sinjai sebagai tuan rumah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sinjai, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Darul Arqam Madya XII di Bumi Panrita Kitta. Kehadiran adik-adik sekalian menjadi kebanggaan bagi kami karena di sinilah berkumpul calon-calon pemimpin masa depan yang akan memberikan kontribusi bagi bangsa dan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan zaman. Konsep Rausyan Fikr dalam tradisi Muhammadiyah menggambarkan sosok manusia tercerahkan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kepekaan sosial, dan keberanian moral dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan.
“Di tengah perkembangan era Society 5.0, pemimpin dituntut mampu beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai dasar yang diyakini. Melalui Darul Arqam Madya ini, saya berharap lahir pemimpin yang cerdas, kuat imannya, adaptif, dan tetap kokoh pada prinsip,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar dan menempa diri, serta menjadikan kepemimpinan sebagai sarana pengabdian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muh. Fadli, menyampaikan bahwa Darul Arqam Madya Nasional 2026 merupakan agenda perkaderan tingkat menengah yang diperuntukkan bagi kader IMM yang telah menyelesaikan jenjang Darul Arqam Dasar (DAD).
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir kader-kader IMM yang memiliki kapasitas intelektual, spiritual, dan kepemimpinan yang kuat sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya di kawasan Indonesia Timur. (Tim Website)