Jaga Kualitas MBG, Satgas Sinjai Segera Turun Inspeksi SPPG

Jaga Kualitas MBG, Satgas Sinjai Segera Turun Inspeksi SPPG

SINJAI – Untuk memastikan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sinjai memenuhi standar operasional, kebersihan, keamanan pangan, serta kualitas pelayanan dalam mendukung pelaksanaan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), maka Pemkab melalui Satuan Tugas MBG akan melakukan inspeksi dan penilaian kesesuaian.

Hal itu terkuak dalam rapat Koordinasi Satgas MBG yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah sekaligus Ketua Satgas MBG Andi Jefrianto Asapa, di Gedung Command Center Rujab Bupati Sinjai, Rabu (4/11/2026).

Dalam rapat tersebut, dipaparkan 14 indikator yang akan menjadi acuan dalam pelaksanaan inspeksi dan penilaian kelayakan SPPG.

Ke-14 indikator tersebut meliputi legalitas dokumen, ketersediaan staf di SPPG, tenaga chef, sumber air minum, sumber air untuk memasak, rantai dingin (chiller dan freezer), kompor, sanitasi dasar, alat pemadam api ringan (APAR), label kemasan ompreng, jenis dan luasan SPPG, gudang kering dan basah, video alur produksi, serta CCTV untuk pengawasan dapur.

Hasil akumulasi penilaian tersebut nantinya menjadi dasar dalam menentukan rekomendasi kelayakan operasional SPPG, apakah layak dilanjutkan, layak dilanjutkan dengan perbaikan, atau justru tidak layak dilanjutkan.

Andi Jefri mengatakan Tim Satgas akan segera menyusun jadwal inspeksi dalam waktu dekat, begitupun dengan pembagian tugas OPD sebagaimana instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pelaksanaan pengawasan SPPG.

“Sebagaimana instruksi Mendagri, kita akan lakukan inspeksi terhadap SPPG yang ada di Kabupaten Sinjai,” ungkapnya.

Andi Jefri juga mengingatkan bahwa program nasional MBG bukan hanya soal memasak dan mendistribusikan makanan, lebih dari itu, setiap SPPG harus memastikan makanan yang dibagikan layak, aman, higine dan sesuai standar gizi.

“MBG ini program Nasional Presiden RI Prabowo Subianto. Realisasinya di lapangan harus sesuai standar gizi layak dikonsumsi,” terangnya.

Banyak penekanan yang disampaikan Sekda dalam rakor ini, bukan hanya soal inspeksi yang akan dilakukan tim satgas, tapi juga keberlanjutan serta kebermanfaatan program MBG bagi UMKM dan petani lokal.

“Tadi juga kami mendorong, SPPG melakukan kerja sama dengan petani-petani kita. Tujuannya tentu agar perputaran ekonomi masyarakat meningkat, dan inflasi tidak terjadi di Sinjai,” tambahnya.

Tak hanya itu, Sekda juga meminta setiap OPD dalam kapasitasnya melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan MBG, seperti Dinas Kesehatan terhadap gizi makanannya, DLHK dalam hal penanganan limbah dapur, begitupun instansi lainnya.

Diharapkan lewat rakor ini, keberhasilan MBG menjadi tanggung jawab dan komitmen bersama seluruh elemen. Dan kembali ke hakikat awalnya bahwa MBG hadir untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat.

Hadir dalam rakor Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Andi Ilham Abubakar, Kepala Disdik sekaligus Sekretaris Tim Satgas MBG Irwan Suaib, Kepala Kantor Kemenag Sinjai, beberapa Kepala OPD, Koordinator wilayah SPPG, Kepala SPPG, Mitra SPPG, Camat dan pihak terkait lainnya.(Tim Humas)