Sekda Sinjai Pimpin Rapat Penjaringan Kebutuhan Diklat Bersama Balai Diklat Keuangan Makassar

Sekda Sinjai Pimpin Rapat Penjaringan Kebutuhan Diklat Bersama Balai Diklat Keuangan Makassar

SINJAI – Pemerintah Kabupaten Sinjai terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui penjajakan kerja sama dengan Balai Diklat Keuangan Makassar, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, memimpin rapat bersama perwakilan Balai Diklat Keuangan Makassar dalam rangka penjaringan dan identifikasi kebutuhan pembelajaran berbasis kewilayahan. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Sinjai, Rabu (4/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memetakan kebutuhan peningkatan kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai, terutama untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi aparatur dalam pengelolaan keuangan yang profesional dan akuntabel.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Sinjai, Janwar Rauf, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan Balai Diklat Keuangan Makassar bertujuan menyosialisasikan sekaligus menawarkan sejumlah program pendidikan dan pelatihan (diklat) yang dapat diikuti oleh ASN di lingkungan Pemkab Sinjai.

Beberapa program yang ditawarkan meliputi pelatihan bagi penaksir, pengelola keuangan, serta berbagai bidang lainnya yang berkaitan dengan tata kelola dan administrasi keuangan pemerintahan.

Menurut Janwar, tawaran program tersebut menjadi peluang bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur, mengingat kebutuhan terhadap ASN yang memiliki keahlian dan kompetensi khusus di bidang pengelolaan keuangan masih perlu terus ditingkatkan.

Ia menambahkan, Pemkab Sinjai menyambut baik peluang kerja sama tersebut. Terlebih, sejumlah program diklat yang ditawarkan memiliki skema pembiayaan yang dapat meringankan beban anggaran pemerintah daerah.

Melalui kerja sama ini, terdapat program pelatihan yang dapat dilaksanakan dengan pola pembiayaan bersama atau sharing anggaran. Bahkan, beberapa program lainnya memungkinkan seluruh biaya pelaksanaannya ditanggung oleh pihak Balai Diklat Keuangan Makassar.

“Ini merupakan peluang besar bagi pemerintah daerah. Selama ini, beberapa program diklat membutuhkan anggaran yang cukup besar. Namun, melalui kerja sama ini, ada program yang dibiayai sepenuhnya oleh pihak Balai Diklat Keuangan dan ada pula yang menggunakan skema sharing anggaran,” jelas Janwar.

Lebih lanjut, Janwar menjelaskan bahwa pelaksanaan pendidikan dan pelatihan bagi ASN nantinya akan dipusatkan di Balai Diklat Keuangan Makassar yang berlokasi di kompleks Kantor Keuangan Negara, Kilometer 4, Makassar.
Ia berharap, penjajakan kerja sama tersebut dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas aparatur di Kabupaten Sinjai.

Menurutnya, peningkatan kompetensi melalui pendidikan dan pelatihan menjadi salah satu langkah strategis untuk menjawab kebutuhan tenaga aparatur yang memiliki keahlian khusus, sekaligus mengatasi keterbatasan ASN yang kompeten dalam bidang pengelolaan keuangan.

Melalui sinergi dengan Balai Diklat Keuangan Makassar, Pemkab Sinjai diharapkan dapat memperluas akses pengembangan kompetensi ASN, sehingga tata kelola keuangan daerah dapat semakin efektif, profesional, transparan, dan akuntabel.(Tim Humas)